Halo Semua!
Perkenalkan, saya Rizky Aditya, biasa dipanggil Rizky. Saya adalah seorang technical engineer yang sudah berkecimpung selama 10 tahun di dunia IT dan development.
Ini adalah artikel pertama yang saya rilis di website pribadi ini. Spesial untuk tulisan perdana, saya ingin berbagi cerita tentang bagaimana awal mula saya terjun dan "terjebak" di industri ini.
Berawal dari Ekskul SMP
Ketertarikan saya pada dunia coding sebenarnya dimulai sejak SMP. Waktu itu, saya iseng ikut ekskul Computer Club dan mulai belajar cara membuat website. Momen pertama kali berhasil menampilkan halaman website buatan sendiri itu rasanya asyik dan menantang banget! Dari situ, saya mulai ketagihan dan lanjut belajar HTML, CSS, hingga JavaScript dasar secara otodidak.
Karena sudah telanjur suka, saya sengaja mencari sekolah yang bisa mewadahi hobi ini. Pilihan saya jatuh pada SMKN 1 Kota Bekasi jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Setelah melalui proses daftar dan tes, alhamdulillah saya diterima. Di sana, petualangan coding saya makin seru. Saya belajar banyak bahasa pemrograman, mulai dari C++, PHP, sampai Java untuk Android.
Sebuah Fun Fact: Sempat Musuhan dengan Android
Ada satu cerita menarik pas saya duduk di kelas 2 SMK. Waktu itu saya mendapat kesempatan PKL di sebuah perusahaan dan ditantang untuk membuat aplikasi Android menggunakan Kotlin dan REST API native. Karena ide aplikasinya cukup berat dan itu pertama kalinya saya memegang proyek Android, prosesnya terasa sulit banget. Jujur, saat itu saya sempat mikir, "Males ah ngoding Android, mending fokus ke website aja."
Bahkan saking kapoknya, tugas akhir kelulusan pun saya memilih membuat website penjualan mobil menggunakan PHP native.
Plot Twist di Dunia Kerja
Singkat cerita, pada tahun 2016 saya diterima kerja di perusahaan pertama sebagai seorang Fullstack Developer. Tapi di sinilah gong-nya. Alih-alih megang website, saya malah ditugaskan untuk membuat aplikasi Android!
Awalnya saya ngerjain dengan setengah hati karena masih bingung dan kurang minat. Namun, karena ini bentuk tanggung jawab pekerjaan, mau tidak mau harus tetap saya selesaikan.
Tapi siapa sangka? Setelah beberapa bulan berkutat dengan codebase Android, saya malah kepincut dan jadi suka banget sama Android development. Akhirnya, begitu saya pindah ke perusahaan kedua, saya memutuskan untuk memantapkan fokus karier sebagai Android Developer.
Pesan untuk Kamu
Terkadang, sesuatu yang awalnya paling kita hindari atau tidak kita sukai, justru bisa menjadi jalan pembuka untuk masa depan yang lebih baik.
Mungkin sampai di sini dulu cerita pembuka dari saya. Sampai ketemu di artikel-artikel berikutnya! Thank you buat kamu yang sudah meluangkan waktu untuk membaca.